![]() |
| Foto Masa Aksi ICACI Dompu Saat Gelar Demostrasi Di Beberapa Titik |
Bidikinfonews.com | Dompu, NTB – Gelombang protes terhadap krisis air bersih di Kabupaten Dompu memuncak.
Puluhan massa dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Independent Commission Against Corruption Indonesia (ICACI) Kabupaten Dompu turun ke jalan, Rabu (29/04), menuntut pertanggungjawaban instansi.
Baca Juga:masa jabatan disorot icaci dompu tekan
Sasaran aksi adalah Kantor PDAM, Kejaksaan Negeri Dompu, DPRD, hingga Kantor Bupati Dompu.
Aksi ini dipicu oleh kegagalan layanan air bersih yang berlarut, terutama di Dompu Barat, Kecamatan Woja. Massa menilai ini bukan sekadar krisis teknis, melainkan kegagalan tata kelola yang kronis.
Mereka menuntut Plt. Direktur PDAM Dompu mengembalikan sumber air ke DAM Kamudi, Desa Raba Baka, serta menolak pengambilan air dari Bendungan Mila yang dianggap berisiko kualitas.
Bupati Dompu didesak bertindak tegas, mengevaluasi, hingga mencopot Plt. Direktur PDAM jika tidak mampu. Kejaksaan Negeri Dompu diminta mengusut dugaan korupsi tanpa kompromi.
Ketua DPC ICACI Dompu, Dimas Satria Pratama, menegaskan bahwa kebijakan yang diambil tidak berdasar pada kebutuhan warga.
"Kebijakan ini tidak menyentuh akar masalah, malah memperpanjang penderitaan, Untuk itu, kami mendesak Bupati Dompu Serta Penegak Hukum Copot dan Tindak PLT yang Diduga Otak Mesum,” ujarnya.
Koordinator Lapangan, M. Sahril, menegaskan bahwa hak air bersih adalah kebutuhan paling dasar yang wajib dipenuhi pemerintah.
"Jika kebutuhan dasar ini tidak dipenuhi, wajar masyarakat mempertanyakan kapasitas pengelola,” katanya.
Pasang iklan disini:
Tak hanya soal teknis, massa juga melontarkan serangan tajam terhadap kepemimpinan Plt. Direktur PDAM, yang menurut mereka tidak mencerminkan integritas dan kapasitas memimpin.
Massa menuding dugaan pelanggaran etika yang berkembang di tubuh PDAM sudah dilaporkan ke Inspektorat Dompu, meski belum ada konfirmasi resmi.
Dengan tegas, massa menuntut agar pemerintah daerah tidak boleh menunda. Mereka menuntut pencopotan dan pemecatan Plt. Direktur PDAM sebelum reputasi Dompu tercoreng lebih jauh.
Aksi berlanjut dalam pengawalan aparat, berjalan tertib, namun hingga berita ini diturunkan, PDAM maupun Pemerintah Kabupaten Dompu belum memberikan tanggapan resmi.(D/Bl).
Komentar