Kades Diduga Dalang Keterangan Pejabat Dikpora Dompu Saling Berbeda, Alih Kelola PKBM Doro Bedi Dipertanyakan -->
✕

Kategori Berita


.

Kades Diduga Dalang Keterangan Pejabat Dikpora Dompu Saling Berbeda, Alih Kelola PKBM Doro Bedi Dipertanyakan

bidikinfonews
23 Agu 2026
Foto Sekertaris dan Kabit PNF Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dompu 

Bidikinfonews.com | Dompu, NTB — Pernyataan mengenai dugaan pengalihan kepengurusan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Doro Bedi Desa Mumbu, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, sejak dua tahun lalu kini kembali menjadi sorotan. Oknum Kepala Desa inisial l Diduga kuat rangkap japatan jadi dalangnya.


Informasi mengenai status kepengurusan PKBM tersebut mencuat setelah adanya keterangan berbeda dari sejumlah pihak yang dikonfirmasi media ini. Perbedaan keterangan itu menimbulkan pertanyaan publik dan ragam tudingan bahwa dalang semua itu diduga kuat adalah oknum kades inisial l itubsendiri. mengenai siapa sebenarnya yang secara sah tercatat sebagai pengurus PKBM Doro Bedi hingga saat ini.


Baca juga:dugaan kades kendalikan pkbm doro bedi


Sebelumnya, mengenai siapa sebenarnya yang secara sah tercatat sebagai pengurus PKBM Doro Bedi hingga saat ini, berdasarkan pengakuan oknum kades l yaitu Dewi namun pengakuan pihak tersebut, tidak bisa di buktikan dengan bukti surat atau foto struktur PKBM paud yang di maksud.


Pihak Muhammad Sadik, S.Pd., selaku Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Dompu, saat dikonfirmasi pada Sabtu (22/8/2026), menyampaikan bahwa kepengurusan PKBM dan PAUD Doro Bedi yang sebelumnya berada di bawah kendali Irwansyah telah dialihkan sejak sekitar dua tahun lalu.


Menurut Sadik, pengalihan tersebut disebut memiliki dokumen atau surat sebagai dasar administrasinya.


"Untuk Ketua Pengurus PKBM dan PAUD Doro Bedi Desa Mumbu tersebut sudah pindah tangan kepemimpinannya dari pihak Ketua atas nama Irwansyah sejak dua tahun lalu. Untuk suratnya ada. Nanti saya telepon salah seorang dulu untuk menanyakan surat tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi media ini.


Namun, hingga beberapa jam setelah pernyataan tersebut disampaikan, media ini belum memperoleh dokumen maupun penjelasan lanjutan mengenai surat yang dimaksud.


Baca juga:kades diduga rangkap kendali pkbm doro


Kondisi tersebut menjadi semakin menarik setelah media ini memperoleh keterangan berbeda dari pihak lain di lingkungan Dinas Dikpora Kabupaten Dompu.


Salah seorang pihak yang mengetahui persoalan tersebut, namun meminta namanya tidak dipublikasikan, menyebut bahwa kepengurusan PKBM Doro Bedi Desa Mumbu hingga saat ini masih berada di bawah Irwansyah.


"Untuk kepengurusan PKBM Doro Bedi itu masih dipimpin oleh saudara atas nama Bapak Irwansyah. Sampai saat ini belum ada pergeseran atau dipindahtangankan kepada siapapun,” ungkap sumber tersebut kepada media ini, Minggu (23/8/2026).


Keterangan serupa juga disampaikan Sekretaris Dinas Dikpora Kabupaten Dompu, Muhammad Ihsan Ali, ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp pribadinya pada Minggu (23/8/2026).


Ihsan mengatakan, berdasarkan pengetahuannya, kepengurusan PKBM dan PAUD Doro Bedi Desa Mumbu masih berada di bawah Irwansyah selaku pendiri.


"Sepengetahuan saya tidak ada itu pindah atau lainnya. Kalau memang pindah tangan pengurus PKBM PAUD terkait dua tahun lalu, tentu pasti saya ketahui, karena dua tahun lalu saya masih di bidang itu,” jelasnya.


Ihsan bahkan menyebut bahwa dirinya mengetahui secara langsung aktivitas administrasi Irwansyah terkait PKBM tersebut.


"Kamu juga kemarin lihat sendiri kan, kalau pengurus PKBM PAUD Doro Bedi Desa Mumbu atas nama Irwansyah itu datang sendiri mengurus berkas dan surat untuk PKBM PAUD-nya,” lanjut Ihsan.


Pasang iklan disini:


Meski demikian, Ihsan meminta media ini untuk memperoleh penjelasan lebih lanjut dari Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal sebagai pihak yang menangani administrasi dan pembinaan lembaga tersebut.


"Untuk lebih jelasnya silakan ke pihak Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Dikpora selaku pihak yang menangani hal itu,” tutupnya.


Keterangan Berbeda, Dokumen Jadi Kunci Perbedaan keterangan tersebut membuat persoalan status kepengurusan PKBM Doro Bedi semakin blunder memicu beragam pertanyaan baru di mana pembuktian administratif jadi kunci yang harus para pihak tunjukan.


Di satu sisi, terdapat keterangan dari Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Dikpora Dompu yang menyebut adanya pengalihan kepengurusan sejak dua tahun lalu serta menyatakan bahwa dokumen pengalihan tersebut tersedia.

Di sisi lain, pihak internal dinas yang mengetahui persoalan tersebut justru menyatakan bahwa belum ada pengalihan kepengurusan dan masih mencatat Irwansyah sebagai pihak yang mengelola atau mendirikan PKBM tersebut.


Sekretaris Dikpora Dompu pun menyampaikan bahwa sepengetahuannya tidak pernah ada pengalihan sebagaimana informasi yang disebutkan.

Dengan adanya dua versi keterangan tersebut, dokumen resmi mengenai perubahan kepengurusan menjadi penting untuk memastikan status PKBM Doro Bedi secara faktual dan administratif.


Media ini juga menyimpulkan bahwa kades l diduga kuat dalang terjadinya pernyataan berbeda pihak dinas juga dugaan kebohongan pablik yang terjadi.


Sementara atas adanya dugaan tersebu, publik berharap di mana semua pihak yang bersangkutan, jangan saling melindungi dari dugaan dugaan yang dapat memicu informasi yang simpang siur dan negatif semacam ini. (Redaksi).