Peduli Pendidikan, Kades O'o Salurkan Bantuan untuk Siswa Berprestasi di 11 Sekolah -->

Kategori Berita


.

Peduli Pendidikan, Kades O'o Salurkan Bantuan untuk Siswa Berprestasi di 11 Sekolah

17 Jun 2026
Foto Wahyudin S.pd Kepala Desa Oo Saat Menyalurkan Bantuan Pada Siswa Siswi Berprestasi di 11 Sekolah 

Bidikinfonews.com | Dompu, NTB –Komitmen Pemerintah Desa O'o, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, dalam mendukung dunia pendidikan terus diwujudkan melalui program kerja tahunan yang menyasar siswa-siswi berprestasi di wilayah tersebut.


Kepala Desa O'o, Wahyudin, S.Pd., yang di temui oleh media ini di ruang kerjanya Rabu siang (17/06/26) mengatakan bahwa menyalurkan bantuan pendidikan kepada para pelajar berprestasi yang tersebar di 11 sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA yang berada di Desa O'o.


Baca Juga :minta pelaku ditangkap ratusan warga


"Bantuan pendidikan dari pemerintah Desa O'o Tahun Anggaran 2025 yang bersumber dari dana operasional pemdes 3%: Pertama, jumlah sekolah yang mendapat bantuan pendidikan dari PEMDES O'o adalah 11 Sekolah yang berdomisili di Desa O'o, @4 siswa/sekolah Sehingga berjumlah 44 orang siswa. SD 16 orang @250.000, SMP 12 orang @300.000, SMA 16 orang @400.000 Jumlah: Rp. 14.000.000. Kedua, sasaran dari dana bantuan pendidikan adalah SD kelas V&VI, SMP kelas VIII &IX, SMA kelas XI&XII, yang khusus untuk siswa/anak2 Desa O'o yang " rentan " dan yang berprestasi.


Lanjut kepala Desa OO, Pria yang akrab disapa Ncuhy Toi mengatakan, dalam hal penyaluran bantuan terlebih dahulu kami selaku PEMDES menerima surat permohonan bantuan pendidikan dari pihak sekolah dengan melampirkan identitas lengkap calon penerima bantuan pendidikan, khusus bagi siswa/anak2 yg berprestasi disertai dengan bukti keterangan atau foto copy raportnya.


Ketiga, ananda Kemal belum masuk sasaran bantuan pendidikan, insya Allah kalau PAD kita sudah meningkat mungkin sasaran penerima bantuan pendidikan akan di tambah
Keempat, pembuatan kartu Desa O'o pintar belum masuk ke anggaran tahun, insya Allah tahun depan Kelima, kenapa sebelum ujian semester?

"Saya pikir yang berprofesi guru seperti cegu Tera Sambi pasti paham.
Ketujuh, kekurangan2 akan di perbaiki kedepannya." Terangnya.


Lebih lanjut Ncuhy Toi menjelaskan, Pemberian bantuan pendidikan secara tunai itu hanya berlangsung 2 tahun yaitu tahun 2024-2025. Tahun 2026 sewalaupun dihadapkan dengan efisiensi besar besaran dari pemerintah pusat kami tetap memberikan bantuan pendidikan ke siswa dan siswi tapi hanya berupa alat tulis (buku dan ballpoint) dan hanya untuk satuan pendidikan tinggal dasar atau SD baik negeri maupun swasta.


Menurut Wahyudin, program tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah desa kepada para siswa yang berhasil menunjukkan prestasi di bidang akademik maupun non-akademik.


Selain itu, bantuan tersebut diharapkan mampu menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan semangat belajar.


"Dua tahun sebelumnya saya menyerahkan sejumlah bantuan berupa uang tunai sebesar Rp200 ribu per orang kepada siswa-siswi yang mendapatkan prestasi di 11 sekolah yang ada di Desa O'o," ungkap Wahyudin.


Namun, pada tahun ini, bantuan yang diberikan tidak lagi dalam bentuk uang tunai. Pemerintah Desa O'o mengalihkan bantuan tersebut menjadi perlengkapan pendidikan, berupa buku dan alat tulis yang diberikan kepada para siswa penerima manfaat.


Pasang iklan disini:


"Tahun ini, program kerja tahunan saya selaku Kepala Desa memberikan bantuan kepada anak-anak berprestasi sedikit berkurang. Mengingat saat ini kita dihadapkan dengan efisiensi anggaran, sehingga bantuan tersebut kami alihkan dalam bentuk buku dan alat tulis sekolah," jelasnya.


Wahyudin menegaskan bahwa meskipun bentuk bantuannya berubah, semangat pemerintah desa untuk mendukung pendidikan tidak pernah berkurang. Menurutnya, pendidikan adalah investasi penting bagi masa depan generasi muda dan kemajuan desa.


"Saya berharap dengan adanya bantuan yang disalurkan oleh Pemerintah Desa O'o ini dapat mendorong pertumbuhan pendidikan sekaligus meningkatkan semangat belajar siswa-siswi yang ada, sehingga ke depan mereka mampu menjadi generasi yang membanggakan keluarga, masyarakat, dan daerah," harapnya.


Program penghargaan bagi siswa berprestasi ini mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap dunia pendidikan.


Warga berharap program tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna menciptakan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.(*).