Minta Pelaku Ditangkap, Ratusan Warga Desa O'o Blokade Jalan Hingga Lumpuh Total, Kapolres Dompu Turun Tangan -->

Kategori Berita


.

Minta Pelaku Ditangkap, Ratusan Warga Desa O'o Blokade Jalan Hingga Lumpuh Total, Kapolres Dompu Turun Tangan

bidikinfonews
15 Jun 2026


Foto Ratusan Warga Desa Oo saat aksi Blokade Jalan Lintas Dompu Bima 

Bidikinfonews.com | Dompu, NTB – Arus lalu lintas di jalur utama Bima–Dompu mengalami kelumpuhan akibat aksi pemblokiran jalan yang dilakukan warga sejak Minggu sore (14/6) hingga malam hari. 


Akibat aksi tersebut, antrean kendaraan dari kedua arah mengular panjang dan menyebabkan aktivitas transportasi masyarakat terganggu.


Baca Juga:dugaan skandal poktan fiktif sekretaris


Informasi yang dihimpun media ini di lokasi sekitar (15/06/26) dimana aksi blokade di lakukan lantaran massa kecewa atas dugaan salah satu terduga pelaku penganiayaan terhadap seorang warga Desa O'o telah dibebaskan oleh para pihak kepolisian.


Reaksi keras dari warga yang menilai proses penanganan hukum harus dilakukan secara transparan dan berkeadilan hingga blokade jalan di lakukan agar tuntutan mereka segera di penuhi.


Pihak mereka mengatakan bahwa korban penganiayaan diketahui hingga saat ini masih menjalani perawatan medis di RSUP Mataram akibat luka yang dideritanya. Yang lebih Anehnya menurut mereka justru sebaliknya terduga pelaku penganiaan justru kabur dan lolos dari jeratan hukum.


"Saat ini Kondisi korban semakin kritis, ini juga yang menambah perhatian serius kami dan masyarakat terhadap perkembangan kasus yang tengah ditangani aparat penegak hukum saat ini.


Aksi yang sengaja mereka lakukan guna menuntut kejelasan terkait status hukum pelaku saat ini, "meminta Kami meminta aparat penegak hukum agar dapat memberikan penjelasan resmi kepada publik guna menghindari munculnya berbagai spekulasi yang berpotensi memperkeruh situasi di tengah masyarakat."tegas massa yang ada.

Simak videonya di bawah ini:


"Kami hanya meminta salah satu terduga pelaku yang katanya kabur itu dapat segera di tangkap, Selain itu juga, kami minta kejelasan dan transparansi dalam penanganan kasus ini," ungkap Arajak di dampingi Kaka perempuannya dan masyarakat setempat.


Mereka menuntut agar salah satu terduga pelaku yang sebelumnya disebut melarikan diri segera ditangkap oleh pihak kepolisian. " Kami sudah menyerahkan persoalan ini ke pihak penegak hukum, tetapi kenapa sebaliknya terduga pelaku itu di biarkan berkeliaran diluar, kami butuh keadilan.


Massa menutup badan jalan menggunakan batu, kayu, dan barang-barang lainnya, sehingga kendaraan dari arah Dompu maupun Bima tidak bisa melintas. 


Aksi blokade jalan sempat memanas, Mereka menolak mediasi dengan cara melempari anggota kepolisian dengan batu dan lainya. aksi tersebut terhenti setelah Kapolres bersama sejumlah tokoh masyarakat setempat hadir dan menemui langsung para massa yang ada.


Akibat blokade jalan, antrean kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, mengular hingga beberapa kilometer pun terjadi.


Beberapa jam setelah blokade dilakukan, akhirnya kembali di buka setelah, Kapolres Dompu bersama puluhan personel nya  dikerahkan ke lokasi guna mengamankan situasi dan melakukan mediasi dengan warga.


Setelah beberapa jam lamanya blokade dilakukan terjadi, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. temui dan memediasi bersama keluarga korban dan beberapa pihak perwakilan masyarakat setempat.


Dalam dialog bersama massa, Kapolres menegaskan bahwa pihaknya sejak awal telah menangani kasus tersebut dan sampai saat ini masih akan terus berupaya mencari terduga pelaku yang kini masih buron.


Pasang iklan disini:


"Terkait terduga pelaku yang satunya itu, kami akan mencari dan menangkapnya. Kami akan kerehkan semua anggota mencari terduga pelaku itu, Sementara dari ketiga terduga itu, sekarang satu masih buron sedangkan dua orang terduga pelaku lainya sekarang kami than di kantor. " terang Kapolres Dompu.


Masalah ini pihaknya meminta agar percayakan pada pereka selaku aparat kepolisian, pelaku yang masih buron itu akan kami cari dan menagkapnya kembali.


"Untuk itu, saya minta untuk membuka akses jalan demi kepentingan masyarakat banyak. insyaallah besok kami akan memberikan perkembangan terkait penanganan kasus ini. Percayakan kepada kami,” ujarnya.


Pernyataan tersebut akhirnya mendapat respons dari warga. Setelah dilakukan dialog cukup panjang serta adanya jaminan dari kepolisian untuk segera menangkap terduga pelaku yang masih buron, massa secara bertahap mulai membuka blokade jalan.


"Kami berharap masyarakat tetap tenang dan memberikan kepercayaan penuh kepada penegak hukum."tegas Kapolres Dompu.

Kemacetan Terurai, Situasi Kembali Kondusif Sekitar beberapa waktu kemudian, arus lalu lintas yang sebelumnya macet total akhirnya terurai. 


Kendaraan dari kedua arah sudah dapat melintas, meski masih dalam pengawasan aparat kepolisian. (Redaksi).