Perkuat Pengamanan Idul Fitri, Pemda Dompu TNI-Polri dan Forkopimda, Gelar Pasukan Ketupat Rinjani 2026 -->

Kategori Berita


.

Perkuat Pengamanan Idul Fitri, Pemda Dompu TNI-Polri dan Forkopimda, Gelar Pasukan Ketupat Rinjani 2026

15 Mar 2026
Foto Bupati Bersama Kapolres dan Dandim 1614 Dompu Saat Memeriksa Kesiapan Pasukan "Ketupat Rinjani 2026"

Dompu,NTB_Bidikinfonews.com - Pemerintah bersama aparat keamanan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi "Ketupat Rinjani 2026" di  Lapangan Apel Polres Dompu, Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.  

Kegiatanini dilaksanakan sebagai langkah awal untuk memastikan kesiapan pengamanan menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.


Baca Juga:bukber pemkab dompu jadi ajang


Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Dompu, Bambang Firdaus, S.E., serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Dompu.  


Turuthadir Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., Dandim 1614 Dompu Letkol Czi Janu Hendarto, S.E., Kepala Kejaksaan Negeri Dompu Lusiana Bida, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Dompu Firdaus, S.H., Wakapolres Dompu Kompol Tohir, Danki Brimob Kompi 2 Batalyon C Sat Brimob Polda NTB IPTU M. Jasuli Ramadhan, S.H., perwakilan Dinas Kominfo Dompu, Jasa Raharja, serta personel Polres Dompu.


Rangkaian kegiatan apel diawali dengan persiapan pasukan, laporan perwira apel, pemeriksaan pasukan oleh pimpinan apel, hingga penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian amanat pimpinan apel.


Dalam amanatnya disampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan bagian dari pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana yang akan digunakan selama Operasi Ketupat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen bersama antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta instansi terkait dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Idul Fitri.


Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Secara nasional, operasi ini melibatkan sekitar 161.243 personel gabungan dari Polri, TNI, dan berbagai instansi terkait.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran, Polri juga menyiapkan 2.745 pos pengamanan di seluruh Indonesia. Pos tersebut terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan (Pos Pam), 779 Pos Pelayanan (Pos Yan), serta 343 Pos Terpadu yang berfungsi memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat.


Berdasarkan perkiraan, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 14–15 Maret 2026 dan 18–19 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret 2026 serta 28–29 Maret 2026.

Apel gelar pasukan berlangsung dengan tertib dan khidmat serta diakhiri dengan pembacaan doa. Seluruh rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 16.45 Wita dalam kondisi aman dan lancar.


Pasang iklan di sini :


Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan langkah awal untuk memastikan kesiapan seluruh personel dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama momentum Idul Fitri.

Menurutnya, Polres Dompu bersama TNI dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memberikan pelayanan dan pengamanan maksimal agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman.


Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Rinjani 2026.


"Dengan koordinasi dan kerja sama yang baik antarinstansi, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Dompu tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat melaksanakan mudik dan merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan,” ujarnya. (*).