Dugaan Skandal Poktan Fiktif, Sekretaris Dinas Peternakan Dompu: "Itu Bukan Tugas Dinas" Itu Kerja Sampingan Oknum Kabid -->

Kategori Berita


.

Dugaan Skandal Poktan Fiktif, Sekretaris Dinas Peternakan Dompu: "Itu Bukan Tugas Dinas" Itu Kerja Sampingan Oknum Kabid

bidikinfonews
10 Jun 2026

Foto Mujahidin Sekertaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu NTB, Saat di temui media bidikinfonews.com

Bidikinfonews.com | Dompu, NTB – Dugaan persoalan yang melibatkan Kelompok Tani (Poktan) Ternak Milla Maju terus menjadi perhatian publik. 


Menanggapi berbagai informasi yang berkembang, Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Mujahidin, akhirnya memberikan klarifikasi.


Baca juga:terungkap dari janji dana hibah hingga


Saat ditemui media ini di halaman kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Rabu (10/06/2026), Mujahidin menegaskan bahwa pihak dinas tidak mengetahui terkait keberadaan Poktan Milla Maju maupun bantuan dana yang dikaitkan dengan kelompok tersebut.


"Kami tidak mengetahui soal Poktan Milla Maju dan bantuan dana yang dimaksud,” ujar Mujahidin.


Terkait adanya dugaan keterlibatan salah satu oknum kepala bidang inisial S yang disebut-sebut berperan dalam pembentukan, pendampingan, hingga pengawalan proses kelompok tani tersebut, Mujahidin menegaskan bahwa hal tersebut berada di luar pengetahuan dan kewenangan institusinya.

Mujahidin sebut Soal dugaan itu, Dinas tidak tau, Itu kerja sampingan Oknum Kabid.

" Dinas tidak mengetahui dan itu di luar kewenangan kami. Meski demikian, terkait Poktan binaan, itu juga bukan tugas dari oknum Kabid yang dimaksud. Jika memang ada keterlibatan, itu merupakan aktivitas pribadi yang bersangkutan dan bukan bagian dari tugas kedinasan,” jelasnya.


Saat ditanya mengenai kapan Poktan Milla Maju dibentuk dan apakah kelompok tersebut terdata atau berada dalam pembinaan Dinas Peternakan Kabupaten Dompu, Mujahidin mengaku tidak mengetahui secara pasti.


" Kalau soal kapan Poktan Milla Maju ini dibentuk dan bagaimana mereka mendapatkan bantuan, kami tidak mengetahuinya. Mungkin yang lebih mengetahui adalah oknum Kabid yang disebutkan. 


Kami baru mengetahui soal Poktan tersebut dan bantuan dana yang mereka peroleh ketika beberapa bulan lalu mereka datang ke kantor untuk meminta rekomendasi pencairan dana,” bebernya.


Mujahidin juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah memanggil oknum Kabid yang terkait untuk dimintai keterangan serta diberi peringatan agar persoalan ini segera diselesaikan.


Pasang iklan disini:


"Kemarin kami sudah memanggil dan menanyakan kepada pihak terkait dalam rapat. Kami meminta agar seluruh persoalan yang terjadi di masyarakat dapat segera diselesaikan,” tutupnya.


Sebelumnya, sejumlah anggota Poktan Ternak Milla Maju dan beberapa pengusaha ternak mengaku mengalami kerugian materi hingga puluhan, bahkan ratusan juta rupiah.


Mereka berharap aparat penegak hukum dapat melakukan penyelidikan menyeluruh guna mengungkap fakta yang sebenarnya.(redaksi).