Diterpa Isu Kedekatan dengan Bupati Dompu, Nadira Ramayanti: Itu Tidak Benar -->

Kategori Berita


.

Diterpa Isu Kedekatan dengan Bupati Dompu, Nadira Ramayanti: Itu Tidak Benar

12 Mar 2026

 

Foto Nadira Ramayanti Istri nya Margaharun Anggota DPRD Provinsi NTB 

DOMPU,NTB_Bidikinfonews.com – Setelah beberapa hari terakhir publik dihebohkan dengan isu dugaan kedekatan seorang perempuan yang disebut-sebut sebagai istri dari salah satu anggota DPRD Provinsi dengan Bupati Dompu, akhirnya sosok yang dimaksud, Nadira Ramayanti angkat bicara, itu tidak benar.


Isu mengenai kedekatan Nadira Ramayanti dengan Bupati Dompu tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial, khususnya Facebook, hingga memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat.


Baca juga:skandal pengadaan ternak di dompu


Di kutip dari laman media online Infobima.com, Nadira Ramayanti menanggapi dan menyampaikan klarifikasi resmi melalui sebuah press release yang disampaikan kepada sejumlah media masa. 


Dalam pernyataannya, Nadira menegaskan bahwa berbagai tuduhan yang beredar di media sosial tidak sepenuhnya benar dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.


"Dengan berbagai informasi dan tuduhan di media sosial yang mengaitkan nama saya dengan Bapak Bupati Dompu dalam konteks hubungan pribadi, bersama ini saya merasa perlu menyampaikan klarifikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat,” ujarnya.


Dalam klarifikasinya, Nadira menjelaskan bahwa saat ini dirinya sedang menjalani proses perceraian dengan suaminya melalui Pengadilan Agama Mataram. 


Ia menyebut sejak sekitar November 2025 dirinya dan suaminya telah hidup terpisah dan tidak lagi tinggal serumah.


Menurutnya, persoalan tersebut merupakan masalah rumah tangga pribadi yang saat ini sedang diselesaikan melalui jalur hukum, sehingga ia berharap semua pihak dapat menghormati proses yang sedang berlangsung.


Terkait isu yang berkembang di media sosial, Nadira mengakui bahwa pada sekitar Februari 2026 dirinya memang sempat melakukan komunikasi secara terbatas melalui media komunikasi elektronik dengan salah satu tim dari Bupati Dompu yang kemudian berlanjut melalui aplikasi WhatsApp.


Namun ia menegaskan, komunikasi tersebut pada dasarnya berkaitan dengan penyampaian sejumlah pandangan dan informasi yang diketahuinya mengenai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.


"Hal tersebut saya sampaikan sebagai bagian dari komunikasi yang wajar antara masyarakat dengan kepala daerah dan tidak memiliki maksud ataupun tujuan lain di luar itu,” jelasnya.


Ia juga menyampaikan bahwa dalam proses tersebut memang sempat terjadi komunikasi terbatas melalui WhatsApp dengan Bupati Dompu. 


Namun komunikasi itu, menurutnya, hanya berkaitan dengan penyampaian beberapa hal yang dianggap perlu disampaikan sebagai bentuk aspirasi masyarakat.


Nadira menegaskan bahwa komunikasi tersebut tidak pernah dimaksudkan untuk menyampaikan informasi yang bertujuan menjelekkan atau merugikan nama baik pihak mana pun.


Ia juga membantah berbagai tuduhan yang menyebutkan adanya hubungan pribadi atau hubungan khusus antara dirinya dengan Bupati Dompu.


"Perlu saya tegaskan bahwa sebelum komunikasi tersebut terjadi, saya secara pribadi tidak memiliki hubungan kedekatan maupun hubungan pribadi dengan Bapak Bupati Dompu,” katanya.


Pasang iklan disini:


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa komunikasi yang terjadi juga tidak pernah mengarah pada hubungan pribadi ataupun hubungan khusus sebagaimana yang dituduhkan oleh sejumlah pihak di media sosial.


Nadira juga membantah isu yang menyebut adanya rencana pertemuan pribadi antara dirinya dengan Bupati Dompu. Ia menegaskan informasi tersebut tidak benar dan tidak pernah terjadi.


Ia menilai sejumlah potongan percakapan maupun narasi yang beredar di media sosial tidak menggambarkan keadaan sebenarnya dan sangat mungkin merupakan informasi yang tidak utuh sehingga menimbulkan penafsiran yang keliru.


Menurutnya, berbagai tuduhan dan narasi yang berkembang di media sosial tersebut sangat merugikan dirinya secara pribadi sebagai seorang perempuan serta berdampak pada keluarganya.


Melalui klarifikasi ini, Nadira berharap masyarakat dapat memahami situasi yang sebenarnya serta lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial.


"Saya berharap masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum tentu kebenarannya,” ujarnya.


Ia kembali menegaskan bahwa tidak pernah ada hubungan pribadi maupun hubungan khusus antara dirinya dengan Bupati Dompu sebagaimana yang dituduhkan oleh sejumlah pihak.


Klarifikasi tersebut disampaikan Nadira Ramayanti di Dompu pada 11 Maret 2026. (Bl).