Perihal SPPG MBG Dorotoi Menewaskan Satu Orang Pekerja: Setda Dompu Turun Tinjau, Kelayakan dan K3 Disorot. -->

Kategori Berita


.

Perihal SPPG MBG Dorotoi Menewaskan Satu Orang Pekerja: Setda Dompu Turun Tinjau, Kelayakan dan K3 Disorot.

15 Apr 2026
Foto Setda Dompu Khaerul Insan 

Bidikinfonews.com, Dompu, NTB — Peristiwa robohnya bangunan SPPG MBG di wilayah Dorotoi, Kabupaten Dompu, yang mengakibatkan satu korban jiwa, terus menjadi sorotan publik. 

Berbagai pihak mempertanyakan aspek kelayakan konstruksi hingga standar keamanan di lokasi tersebut.

Sekretariat Daerah Kabupaten Dompu, selaku Ketua Satgas SPPG MBG, perpanjang tanggan Steda sebum nya mengatakan telah turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi bangunan pasca kejadian.


Baca juga:atap sppg mbg dorotoi roboh satu tewas


"Kemarin kami sudah turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi bangunan SPPG MBG Dorotoi yang roboh dan menelan korban jiwa,” ujarnya. Saat di konfirmasi oleh media ini melalui via WhatsApp pribadinya Rabu (15/04/26) Siang tadi sekitar pukul 14:45 Wita.


Di lapangan, Setda menemukan bahwa salah satu ruangan dapur tidak memiliki pintu masuk. Pemerintah daerah merespons cepat dengan turun langsung ke lokasi sebagai bentuk tanggung jawab.


Ia mengakui bahwa cuaca ekstrem menjadi faktor utama, bahkan pohon-pohon di sepanjang jalan juga roboh. Namun, pihaknya menekankan pentingnya kualitas bangunan dan telah memerintahkan perbaikan segera.


"Pembangunan harus mengikuti SOP. Kualitas bangunan adalah kunci kekokohan, karena keselamatan pekerja dan anggota SPPG adalah yang paling utama,” tegasnya.


Saat ditanya apakah para pekerja telah diberikan K3, ia meminta konfirmasi kepada salah satu tim Satgas yang ada di Dinas Kesehatan, atas nama Anam Arif maupun kepala dinasnya.


Pasang iklan disini :


Sebelumnya, korban adalah tukang renovasi yang disewa mitra, bukan relawan atau karyawan SPPG. Tanggung jawab pekerja ada di pihak mitra pelaksana.


Publik pun mendesak transparansi investigasi dan evaluasi menyeluruh, terutama soal kelayakan bangunan dan K3. 


Diketahui hingga kini, aktivitas SPPG MBG Dorotoi masih dihentikan sementara, menunggu perbaikan dan hasil evaluasi lebih lanjut.