Puluhan Juta Dana Zakat Guru Diduga Belum Disetor, Dikpora Dompu Masih Minim Respons -->

Kategori Berita


.

Puluhan Juta Dana Zakat Guru Diduga Belum Disetor, Dikpora Dompu Masih Minim Respons

14 Apr 2026

Foto ilustrasi Oknum Bendahara Diduga pungli Dana Jakat Guru 

Bidikinfonews.com | - Dompu, NTB – Dugaan penyimpangan pengelolaan dana zakat yang melibatkan ratusan guru di Kecamatan Woja, Kabupaten Domp hingga kini masih misteri, publik menunggu langkah kongkrit pihak pemerintah terkait. 


Dana yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah itu diduga belum disetorkan oleh oknum bendahara Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Dikpora Kecamatan Woja. Menimbulkan ragam pertanyaan kalangan publik.


Baca juga:ratusan guru di woja keluhkan gaji


Dana jakat yang ada di apakan dan kenapa tidak tidak di setorkan, kenapa di simpan di rekening pribadi oknum bendahara terkait, Sikap serta tindakan pemerintah selaku pengambil kebijakan atas perihal dugaan terkesan sengaja membiarkan pembiaraan. 


Informasi yang dihimpun di lapangan beberapa oknum guru serta oknum bendahara terkait menyebutkan, dana zakat tersebut berasal dari sekitar 200 guru di wilayah setempat. "Namun hingga pasca Hari Raya Idulfitri, dana seharusnya telah disalurkan itu justru diduga masih tersimpan, bahkan disebut berada dalam rekening pribadi oknum bendahara terkait.


Kondisi ini memicu tanda tanya besar di kalangan publik, terutama terkait status dana tersebut. Pasalnya, zakat memiliki ketentuan syariat yang jelas, termasuk waktu penyaluran yang ideal sebelum Idulfitri. 


Keterlambatan penyaluran memunculkan pertanyaan, apakah dana tersebut masih dapat dikategorikan sebagai zakat atau telah berubah status menjadi sedekah biasa.


Selain itu, sisa dana yang disebut mencapai lebih dari Rp40 juta hingga kini belum memiliki kejelasan terkait mekanisme penggunaan maupun pengembaliannya. 


Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana tersebut menjadi sorotan tajam masyarakat.


Pasang iklan disini :


Di sisi lain, sikap Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Dompu dinilai belum menunjukkan ketegasan. 


Meski sebelumnya pihak dinas sempat menyampaikan akan mengambil langkah terhadap oknum bendahara yang diduga bermasalah, hingga saat ini yang bersangkutan masih tetap menjabat dan belum digantikan.


Kondisi tersebut menimbulkan persepsi publik bahwa penanganan kasus ini terkesan lamban dan tidak tegas. 


Bahkan, sejumlah pihak menilai adanya indikasi pembiaran terhadap persoalan yang menyangkut dana keagamaan tersebut.


Sejumlah kalangan mendesak agar Dikpora Dompu segera mengambil langkah konkret, termasuk melakukan audit menyeluruh, memastikan pengembalian dana, serta menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melanggar aturan.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dikpora Kabupaten Dompu maupun oknum bendahara yang bersangkutan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.


Menanggapi mencuatnya dugaan pengelolaan dana zakat ratusan guru di Kecamatan Woja yang belum disetorkan, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Dompu, H. Rifaid, akhirnya memberikan respons singkat.


Saat dihubungi melalui pesan WhatsApp pribadinya, Selasa (14/04/26) sekitar pukul 10:03 Wita H. Rifaid mengaku belum dapat memberikan keterangan lebih jauh lantaran tengah berada di luar daerah untuk agenda dinas.


"Saya sedang mengikuti rapat di luar daerah," ujarnya singkat.


Pernyataan tersebut belum menjawab berbagai pertanyaan publik terkait dugaan dana zakat yang disebut mencapai puluhan juta rupiah, termasuk sisa dana lebih dari Rp40 juta yang hingga kini belum jelas mekanisme penyaluran maupun pengembaliannya.


Sebelumnya, dugaan ini memicu sorotan tajam terhadap Dikpora Dompu yang dinilai belum menunjukkan langkah tegas terhadap oknum bendahara UPTD Dikpora Kecamatan Woja yang diduga menyimpan dana tersebut di rekening pribadi.


Publik pun menanti klarifikasi resmi dan langkah konkret dari pihak dinas, terutama terkait transparansi pengelolaan dana keagamaan serta kepastian penindakan terhadap pihak yang bertanggung jawab.


Sementara Ketua dan Wakil Ketua DPRD yang juga di konfirmasih via WhatsApp pribadinya pagi tadi sekitar pukul 10:42 WITA terlihat centang dua namun belum merespon nya .(bf)

Bersambung ......?