![]() |
| Foto Babinsa Desa Matua Saat Mengikuti Kegiatan Maulid Nabi Muhamad SWT |
Bidikinfonews.com | Dompu, NTB — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Dusun Seleparang Timur, Desa Matua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, berlangsung khidmat, aman, dan penuh kebersamaan, Selasa, 25 Agustus 2026.
Kegiatan yang dilakukan tepat di salah satu Masjid Al Muhajirin dimulai sekitar pukul 08.45 Wita tersebut, menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Matua untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Baca Juga:dua paud di desa matua tolak program
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Desa Matua Sertu Nurdin, SH, bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Wawan, hadir dan berbaur langsung dengan masyarakat di wilayah binaannya.
Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat bukan sekadar memenuhi undangan kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari tugas dan tanggung jawabnya sebagai aparat kewilayahan sekaligus abdi negara dalam membangun kedekatan dengan masyarakat dalam mendukung kerukunan beragama.
Bagi Babinsa, keterlibatan langsung dalam kegiatan masyarakat merupakan salah satu cara untuk memperkuat komunikasi, menjaga hubungan baik, serta membangun suasana lingkungan yang aman dan kondusif.
"Kehadiran kami di tengah-tengah masyarakat Desa Matua merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab selaku abdi negara.
![]() |
| Foto Kepala Syam Firdaus di dampingi Babinkantimas, Babinsa Desa Matua kecamatan Woja Kabupaten Dompu NTB. |
Melalui momentum ini, kita bersama-sama menjaga kerukunan dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat. Saya hadir untuk mendukung sekaligus ikut berbaur bersama masyarakat binaan guna mempererat hubungan dan silaturahmi,” ujar Babinsa Desa Matua Sertu Nurdin, SH.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengusung tema "Meneladani Rasulullah SAW untuk Membangun Pribadi, Keluarga, dan Masyarakat yang Berakhlak.”
Ceramah agama disampaikan oleh Ustaz Muhammad Fadil H. Abdollah, BA, S.Pd.I. Pesan keagamaan yang disampaikan mengajak masyarakat untuk menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan, baik dalam keluarga maupun lingkungan masyarakat.
Momentum Maulid Nabi juga dipandang sebagai momen sakral yang dapat menyatukan masyarakat dalam semangat persaudaraan, sehingga kehidupan sosial di Desa Matua dapat terus berjalan secara rukun, damai, dan harmonis.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Woja, Kepala Desa Matua, Sekretaris Desa, Ketua Panitia, Kepala Dusun Seleparang Timur dan Seleparang Barat, para Ketua RT, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, tokoh adat Lombok, serta berbagai elemen masyarakat Desa Matua.
Sejumlah tokoh politik dan jajaran calon Kepala Desa Matua juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan keagamaan tersebut sekaligus memperlihatkan sinergi aparat kewilayahan dengan masyarakat.
Pasang iklan disini:
Dengan hadir secara langsung dan berbaur bersama warga, komunikasi antara aparat dengan masyarakat dapat terus terjaga. Hal tersebut dinilai penting untuk membangun rasa saling percaya sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Keterlibatan aparat dalam kegiatan sosial dan keagamaan juga menjadi bagian dari upaya mendukung berbagai aktivitas positif masyarakat di wilayah binaan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW akhirnya tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi ruang mempererat persaudaraan, memperkuat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan antara masyarakat dan aparat kewilayahan.
Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, masyarakat Desa Matua diharapkan semakin memperkuat nilai-nilai kerukunan, persatuan, dan kedamaian dalam kehidupan sehari-hari. (*).

Komentar
